NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Pondasi rencana pembangunan di Ngawi untuk beberapa tahun ke depan disiapkan.
Itu seiring pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2025.
Pun, rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2025 - 2045 di Pendapa Wedya Graha, Kamis (14/3) kemarin.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, RPJPD 2025-2045 memiliki visi Kabupaten Ngawi sebagai lumbung pangan nasional yang maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan.
Sementara tema RKPD 2025, mempercepat pemerataan pembangunan dan mengembangkan perekonomian berbasis pertanian berkelanjutan.
''Dalam RPJPD, kami ingin menyelaraskan prioritas nasional dan provinsi, sehingga menjadi naskah teknokratis serta pedoman pembangunan 20 tahun ke depan,'' ungkap Ony.
Ony menyampaikan, penyusunan RPJPD 2025-2045 melibatkan stakeholder pemangku kebijakan dan berbagai elemen masyarakat termasuk kalangan milenial.
Bahkan, milenial yang terlibat 60 persen. Hal tersebut untuk memastikan bahwa RPJPD sesuai dengan kebutuhan mereka.
''Karena, pada 2045 nanti gantian mereka yang memimpin. Penting menerima masukan sesuai yang dinginkan,'' ujarnya.
Ony meyakini, akan ada dinamika terkait RPJPD selama 20 tahun ke depan. Penyesuaian arah kebijakan perlu dilakukan.
Kendati demikian, perencanaan berdasar keinginan dan tujuan generasi muda harus terakomodasi. Agar, tidak kontradiktif dan berkelanjutan.
''Yang menjadi perhatian, bagaimana agar tidak banyak penyesuaian sehingga pembangunan terus berlanjut,'' tutur bupati.
Kepala Bappeda Ngawi Indah Kusuma Wardhani menambahkan, musrembang turut memverifikasi kegiatan dan program perangkat daerah sebagai skala prioritas.
Tahun depan, ada tiga skala prioritas. Yakni, bidang infrastruktur, penurunan kemiskinan, dan pertanian berkelanjutan.
''Penurunan kemiskinan menjadi prioritas karena angkanya masih tinggi, 14,40 persen. Berbagai potensi harus dilihat untuk mengatasi masalah ini,'' ujarnya. (sae/den/*)
Editor : Budhi Prasetya