Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Nataru, Disparbudpora Pacitan Targetkan 150 Ribu Kunjungan Wisata

N
Penulis: Nur Cahyono❯
Salah satu destinasi pantai di Pacitan yang menjadi andalan wisatawan. Disparbudpora menargetkan 150 ribu kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Salah satu destinasi pantai di Pacitan yang menjadi andalan wisatawan. Disparbudpora menargetkan 150 ribu kunjungan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan memasang target ambisius pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.


Advertisement

Selama periode libur panjang akhir tahun, kunjungan wisata ditargetkan menembus angka 150 ribu orang.

“Target 150 ribu pengunjung selama libur panjang akhir tahun ini,’’ kata Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Pemasaran Pariwisata Disparbudpora Pacitan Rahmad Adi Mandego, Senin (15/12).

Rahmad mengungkapkan, pihaknya optimistis target tersebut tercapai.

Advertisement

Sejumlah destinasi unggulan diprediksi menjadi magnet utama wisatawan.

Mulai dari Pantai Klayar, Teleng Ria, Sungai Maron, Pantai Watu Karung, Pantai Kasap, Pantai Srau, hingga Museum dan Galeri Seni SBY*ANI.

“Objek-objek wisata tersebut memang menjadi penyumbang tertinggi kunjungan,’’ ujarnya.

Advertisement

Berdasarkan data Disparbudpora, hingga November tahun ini jumlah kunjungan wisatawan ke Pacitan mencapai 1.174.313 orang.

Angka tersebut telah melampaui total kunjungan sepanjang 2024 yang tercatat sebanyak 1.144.302 pengunjung.

Tren positif tersebut menjadi dasar penetapan target kunjungan wisata selama momen Nataru.

Disparbudpora memprediksi lonjakan pengunjung akan terjadi pada periode tertentu.

‘’Puncak kunjungan diprediksi pada 25–28 Desember, 1 Januari, dan 3–4 Januari,’’ jelas Rahmad.

Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan wisatawan, Disparbudpora bersama pihak terkait telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Di antaranya penguatan tim lifeguard untuk pengawasan dan penyelamatan di kawasan pantai, kesiapan petugas kesehatan, posko kesehatan, serta tim SAR di titik-titik wisata padat pengunjung.

Selain itu, pemasangan papan informasi, rambu keselamatan, jalur evakuasi, hingga penyampaian informasi melalui audio juga disiapkan.

Disparbudpora juga menyiagakan piket karyawan kantor untuk membantu petugas kawasan wisata dalam mengurai antrean pengunjung.

”Disediakan juga call centre dinas kesehatan serta puskesmas terdekat agar respons cepat bisa dilakukan,” pungkasnya. (hyo/den)

Advertisement

Artikel Terkait

Pohon Sengon Tumbang Robohkan Dua Tiang PLN di Pacitan, Pasokan Listrik Warga Terganggu

Pohon Sengon Tumbang Robohkan Dua Tiang PLN di Pacitan, Pasokan Listrik Warga Terganggu

Pohon sengon tumbang di Kebonagung, Pacitan, Senin (2/11), merobohkan dua tiang PLN dan menutup jalan. PLN langsung melakukan perbaikan.

Empat Terduga Pengedar Pil Sapi Ditangkap di Pacitan, Polisi Sita 81 Butir Yarindo

Empat Terduga Pengedar Pil Sapi Ditangkap di Pacitan, Polisi Sita 81 Butir Yarindo

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap empat tersangka kasus peredaran pil sapi. Polisi menyita 81 butir Yarindo dalam operasi sehari.

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Pacitan baru capai 40 persen. Dinkes sebut sebagian warga enggan diperiksa karena takut mengetahui penyakitnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer