Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PMK Masih Menghantui Pacitan, 197 Ternak Mati Sepanjang 2025

N
Penulis: Nur Cahyono❯
TERNAK: Aktivitas peternakan di Pacitan. DKPP mencatat ribuan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) sepanjang 2025 dengan ratusan ternak mati dan dipotong paksa. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
TERNAK: Aktivitas peternakan di Pacitan. DKPP mencatat ribuan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) sepanjang 2025 dengan ratusan ternak mati dan dipotong paksa. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Penyakit mulut dan kuku (PMK) masih berlanjut di Pacitan.


Advertisement

Kasus tetap ditemukan sepanjang 2025, meski dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) mengklaim kondisi relatif terkendali.

Berdasarkan data DKPP Pacitan, pada 2023 tercatat 636 ekor ternak terpapar PMK.

Dari jumlah itu, 34 ekor mati dan 16 ekor dipotong paksa.

Advertisement

Angka tersebut sempat turun drastis pada 2024 dengan hanya delapan kasus.

Namun, pada 2025 jumlah kasus kembali meningkat.

Total tercatat 1.518 kasus PMK, dengan dampak 197 ekor ternak mati dan 74 ekor dipotong paksa.

Advertisement

Meski demikian, DKPP menilai tidak terjadi lonjakan signifikan.

“Tidak terjadi peningkatan signifikan. Kasus masih ditemukan, tapi tidak terjadi lonjakan,” ujar Sri Indriana, Fungsional Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda Bidang Peternakan DKPP Pacitan, Senin (12/1).

Sri menjelaskan, salah satu faktor munculnya kembali PMK adalah masa pancaroba atau peralihan musim.

Perubahan cuaca dinilai memengaruhi daya tahan tubuh ternak.

“Karena penyakit ini hampir sama dengan penyakit pada manusia,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, DKPP mengimbau peternak meningkatkan sanitasi dan kebersihan kandang.

Kandang harus dijaga tetap kering, pakan berkualitas diberikan secara rutin, serta ditambah vitamin untuk menjaga imunitas ternak.

Peternak juga diminta segera memisahkan ternak yang menunjukkan gejala PMK dari ternak sehat dan melapor ke petugas kesehatan hewan.

“Untuk disinfektan, di dinas masih tersedia, silakan menghubungi petugas,” pungkas Sri. (hyo/den)

Advertisement

Artikel Terkait

Pacitan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polisi Petakan Wilayah Rawan

Pacitan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polisi Petakan Wilayah Rawan

Polres Pacitan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor, dan angin kencang melalui pemetaan risiko serta pemeriksaan peralatan.

Pohon Sengon Tumbang Robohkan Dua Tiang PLN di Pacitan, Pasokan Listrik Warga Terganggu

Pohon Sengon Tumbang Robohkan Dua Tiang PLN di Pacitan, Pasokan Listrik Warga Terganggu

Pohon sengon tumbang di Kebonagung, Pacitan, Senin (2/11), merobohkan dua tiang PLN dan menutup jalan. PLN langsung melakukan perbaikan.

Empat Terduga Pengedar Pil Sapi Ditangkap di Pacitan, Polisi Sita 81 Butir Yarindo

Empat Terduga Pengedar Pil Sapi Ditangkap di Pacitan, Polisi Sita 81 Butir Yarindo

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap empat tersangka kasus peredaran pil sapi. Polisi menyita 81 butir Yarindo dalam operasi sehari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer