Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gempa Pacitan Robohkan Dinding Rumah Warga, Fenomena Langka Ini Ternyata Pernah Terjadi di Peru 1970

N
Penulis: Nur Cahyono❯
KERUSAKAN: Kondisi retakan rumah Herlin Widyasawara di Desa Sedeng, Pacitan, yang semakin lebar akibat gempa.
KERUSAKAN: Kondisi retakan rumah Herlin Widyasawara di Desa Sedeng, Pacitan, yang semakin lebar akibat gempa.

Jawa Pos Radar Madiun – Gempa bumi mengguncang Pacitan pukul 08.20, Selasa (27/1). Guncangan berujung sejumlah dampak terhadap bangunan rumah warga.


Advertisement

Kerusakan cukup signifikan menimpa rumah milik pasangan suami istri Hepi Fardiyanto dan Nanik Ridayani, warga Dusun Pagutan, Desa Sidomulyo, Ngadirojo.

Dinding ruang tamu dan kamar runtuh. Beberapa bagian lain mengalami retakan sekitar dua sentimeter.

Nanik menuturkan, saat gempa terjadi seluruh anggota keluarganya sedang berada di dalam rumah. Guncangan terasa sangat kuat dan disertai suara bangunan yang runtuh secara tiba-tiba.

Advertisement

“Tiba-tiba terasa terguncang keras, lalu terdengar suara dinding ambruk. Kami langsung keluar, panik,” ujarnya.

Nanik bersyukur semua anggota keluarga selamat. Namun, sejumlah perabotan rumah tangga rusak.

“Alhamdulillah tidak ada yang tertimpa. Tapi lemari dan perabotan di ruang tamu rusak karena kena runtuhan dinding,” imbuhnya.

Advertisement

Herlin Widyaswara, warga Dusun Kembang Kidul, Desa Sedeng, Pacitan mengaku gempa juga berdampak ke rumahnya.

“Sebelumnya memang sudah ada retakan, setelah gempa semakin lebar jadi sekitar dua sentimeter,” kata Herlin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono mengatakan, pihaknya mencatat beberapa rumah terdampak akibat gempa tersebut. Seperti, di Kecamatan Arjosari.

‘’Rumah warga di Kecamatan Arjosari, tingkat kerusakan ringan,” kata Radite.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa fenomena alam itu merupakan gempa darat.

‘’Bukan karena aktivitas sesar Grindulu, melainkan gempa intraslab,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko.

Erwin menyampaikan, episentrum gempa berada di Desa Nogosari, Ngadirojo. Kedalaman 105-122 kilometer di bawah permukaan bumi.

“Kami sempat mengkhawatirkan, tapi setelah koordinasi dengan BMKG Nganjuk, dipastikan gempa tidak berkaitan dengan sesar Grindulu,’’ ungkapnya.

Erwin menjelaskan, intraslab terjadi di dalam lempeng tektonik. Muncul akibat proses subduksi atau penunjaman satu lempeng ke bawah lempeng lain.

Dia menekankan, intraslab dapat disebabkan berbagai faktor. Seperti, pergerakan fluida ke atas kerak bumi melalui zona patahan kuno serta perubahan tekanan dan suhu di dalam lempeng.

‘’Termasuk faktor aktivitas vulkanik,” ujarnya.

Intraslab pernah terjadi di beberapa tempat. Antara lain Gempa Ancash, Peru pada 1970.

Termasuk, gempa Jawa Barat dan Sumatera Barat pada 2009. Dampak yang ditimbulkan dapat signifikan.

Mulai guncangan kuat, kerusakan bangunan dan infrastruktur, hingga potensi tsunami saat terjadi di laut.

“Fenomena ini tergolong jarang terjadi, sehingga pada awalnya data BMKG mengalami beberapa kali pembaruan,” imbuh Erwin.

Warga diminta tetap waspada namun tidak panik.

‘’Wilayah Pacitan memiliki potensi gempa, baik gempa samudera maupun gempa darat,’’ pungkasnya. (hyo/den)

Advertisement

Artikel Terkait

Krisis Air Bersih di Kabupaten Madiun Meluas, Enam Wilayah Terdampak Kemarau

Krisis Air Bersih di Kabupaten Madiun Meluas, Enam Wilayah Terdampak Kemarau

Krisis air bersih di Kabupaten Madiun meluas ke enam wilayah di tiga kecamatan. BPBD mulai kekurangan tandon untuk membantu warga.

Membawa Pulang Api Candradimuka untuk Bumi Mageti

Membawa Pulang Api Candradimuka untuk Bumi Mageti

Bencana datang tanpa mengenal waktu. Karena itu, kapasitas personel BPBD di berbagai level perlu untuk terus ditingkatkan.

Pacitan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polisi Petakan Wilayah Rawan

Pacitan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Polisi Petakan Wilayah Rawan

Polres Pacitan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor, dan angin kencang melalui pemetaan risiko serta pemeriksaan peralatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer