Tabina Darlis Tegaskan Tanggung Jawab Bermedsos Tak Selesai setelah Posting

Jawa Pos Radar Madiun – Kecepatan pembuatan konten di media sosial sering kali membuat pengguna mengabaikan potensi bahaya dari setiap pesan yang diunggah.
Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk merangkai kalimat atau mengunggah gambar, namun konsekuensi yang ditimbulkannya di ruang publik dapat bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama.
Kesadaran akanjejak digital tersebut diuraikan secara tajam oleh Tabina Darlis Safa pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan, Jumat (16/10).
Baca Juga: Avika Tegaskan Ciri Generasi Rabbani, Salah Satunya Tak Asal Bagikan Berita sebelum Cek Kebenaran
Tampil mantap di panggung Pendapa Kabupaten Pacitan mewakili MTs Al Anwar, Tabina membawakan materi bertajuk "Jaga Lisan, Jaga Jemari: Remaja Islami yang Bijak Bermedia Sosial dan Santun Berinteraksi".
Di hadapan dewan juri dan puluhan audiens, ia mengingatkan para pelajar untuk tidak meremehkan setiap aktivitas mereka di internet.
"Tanggung jawab kita dalam bermedia sosial tidak selesai begitu saja setelah menekan tombol post. Walaupun proses membuatnya sangat sebentar, dampaknya bisa sangat panjang dan besar bagi kehidupan orang lain," tegas Tabina. (*)



