Nayra Endro Widodo Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Antara Akhlak Mulia dan Prestasi

Jawa Pos Radar Madiun – Di era kian terbukanya kompetisi global serta melesatnya perkembangan teknologi digital, tolok ukur kesuksesan generasi muda acapkali hanya tertuju pada angka akademis dan piala kejuaraan.
Padahal, kecerdasan intelektual yang tidak diimbangi dengan kedalaman spiritual dan ketaatan moral sangat rentan melahirkan pribadi yang kehilangan empati sosial.
Pentingnya menjaga keselarasan antara capaian diri dan keutamaan budi pekerti tersebut disuarakan secara apik oleh Nayra Endro Widodo pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan, Jumat (16/10).
Baca Juga: Tekankan Akhlak sebagai Fondasi Ukir Prestasi, Maratus Sifail Ajak Pelajar Jadi Remaja Inspiratif
Tampil percaya diri di panggung Pendapa Kabupaten Pacitan mewakili SMPN 1 Pringkuku, Nayra membawakan materi bertajuk "Akhlak Mulia, Prestasi Gemilang: Menjadi Remaja Islami yang Inspiratif di Era Digital".
Di hadapan dewan juri dan puluhan audiens, ia menguraikan pandangannya mengenai sosok pelajar ideal yang dibutuhkan bangsa saat ini.
"Menjadi remaja yang inspiratif di era digital berarti mampu mengukir prestasi setinggi-tingginya tanpa pernah menanggalkan keluhuran akhlak. Kebanggaan sejati terletak pada seberapa besar manfaat keberadaan kita bagi sesama," tutur Nayra. (*)



