Diduga Nelayan Hilang, Jenazah Ditemukan Terdampar di Pantai Wonoroto Pacitan

Jawa Pos Radar Pacitan – Misteri hilangnya Budianto, 57, nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, mulai menemui titik terang.
Sesosok jenazah yang diduga merupakan Budianto ditemukan terdampar di Pantai Wonoroto, Dusun Tawang Kulon, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Jumat (23/10).
Penemuan tersebut terjadi sepuluh hari setelah perahu yang ditumpangi Budianto bersama rekannya, Mislan, 66, ditemukan terdampar tanpa awak di Pantai Watu Murep.
Jenazah pertama kali ditemukan seorang nelayan bernama Fajar sekitar pukul 14.00. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Ngadirojo.
Menerima laporan tersebut, personel kepolisian bersama tim SAR gabungan mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Ngadirojo AKP Andreas Hekso Soepriyo mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, jenazah yang ditemukan di Pantai Wonoroto diduga merupakan Budianto.
Namun, polisi belum dapat memastikan identitas jenazah tersebut. Pasalnya, kondisi fisik saat ditemukan sudah tidak utuh sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
’’Identitas korban akan dipastikan melalui pemeriksaan ilmiah oleh tim Disaster Victim Identification (DVI), termasuk tes DNA jika diperlukan,’’ ujarnya.
Karena itu, polisi masih menunggu hasil identifikasi sebelum menyimpulkan bahwa jenazah tersebut merupakan nelayan yang hilang sejak 13 Oktober lalu.
Peristiwa hilangnya dua nelayan tersebut bermula pada Senin (12/10) sore. Budianto bersama Mislan berangkat melaut, tetapi keduanya tidak kembali.
Keesokan harinya, Selasa (13/10) sekitar pukul 02.30, perahu beserta mesin yang mereka gunakan ditemukan terdampar tanpa awak di Pantai Watu Murep.



