Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 190, Perebutan Pusaka Pulau Es! Liem Toan Ki dan Bu Swi Nio Dikepung Banyak Pendekar Sakti

AA Arsyadani • Senin, 28 April 2025 | 22:45 WIB
Bu Swi Nio dan Liem Toan Ki
Bu Swi Nio dan Liem Toan Ki

Jawa Pos Radar Madiun - Konflik memanas di markas besar Hoa-san-pai.

Para pendekar yang mengepung padepokan silat itu menuding Liem Toan Ki dan Bu Swi Nio menyembunyikan Pusaka Pulau Es.

Suasana kian tegang berubah menjadi arena pertarungan ketika para tokoh dunia persilatan menuntut agar pusaka itu diserahkan.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 175, Sin Liong Gandeng Swat Hong dan Kwee Lun Keluar dari Kepungan Ribuan Pasukan!

1. Ketegangan Awal Terjadi

Swat Hong curiga bahwa Liem Toan Ki dan Bu Swi Nio berada di tempat itu setelah mendengar nama mereka disebut-sebut.

Suheng-nya, Sin Liong, menenangkan dan memintanya untuk tidak ikut campur jika terjadi sesuatu.

2. Tantangan dari Tokoh Kang-ouw

Thian-he Tee-it Ciang Ham menegaskan bahwa permasalahan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan Hoa-san-pai, dan meminta Liem Toan Ki keluar untuk bertanggung jawab.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 176, Swat Hong dan Kwee Lun Penasaran dengan Rahasia Besar di Balik Kekuatan Sin Liong!

3. Kemunculan Pasangan Pendekar

Liem Toan Ki dan istrinya muncul.

Thian-tok (Racun Langit) menuduh keduanya telah melukai muridnya dan menuntut agar Pusaka Pulau Es diserahkan.

Suasana pun ricuh dengan tuntutan dari berbagai pihak yang menginginkan pusaka itu.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 177, Penderitaan Hidup Luar Biasa Jadikan Sin Liong Manusia Setengah Dewa!

4. Kesaksian yang Membongkar Rahasia

Thio Sek Bi bersaksi bahwa ia melihat sendiri pusaka itu diserahkan kepada Liem Toan Ki,.

Hal ini membuat kedua pendekar gagah ini tak bisa menyangkal lagi.

Liem Toan Ki dan Swi Nio memutuskan untuk mempertahankan pusaka sampai titik darah penghabisan.

Keduanya menyatakan bahwa pusaka itu hanya akan mereka serahkan kepada pemilik sahnya, Han Swat Hong!

5. Sikap Bijak Ketua Hoa-san-pai

Ketua Hoa-san-pai, Pek Sim Tojin, bersikap netral dan meminta keterangan langsung dari Liem Toan Ki.

Pasangan itu berlutut dan menjelaskan bahwa mereka hanya menjalankan amanat mendiang Twa-supek.

Dengan penuh tekad, Liem Toan Ki dan Bu Swi Nio mencabut pedang, bersiap menghadapi segala risiko demi menjaga kehormatan dan amanat pusaka Pulau Es.

Nantikan ulasan cerita silat Bu Kek Siansu selanjutnya di Radar Madiun! (fin)

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo