Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Mengangkat Tenun Tradisi ke Tas Modern

Hengky Ristanto • Minggu, 28 Desember 2025 | 16:43 WIB
UMKM NAIK KELAS: Produk tas tenun La Suntu Tastio, UMKM binaan BRI melalui Rumah BUMN, mengangkat nilai tradisi ke dalam desain modern bernilai ekonomi.
UMKM NAIK KELAS: Produk tas tenun La Suntu Tastio, UMKM binaan BRI melalui Rumah BUMN, mengangkat nilai tradisi ke dalam desain modern bernilai ekonomi.

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut adalah Rumah BUMN, yang menjadi pusat pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas usaha di berbagai daerah.

La Suntu Tastio menjadi salah satu UMKM yang merasakan dampak langsung dari program tersebut.

Berdiri sejak 2010 di Depok, Jawa Barat, La Suntu Tastio mengembangkan produk tas berbahan tenun, kulit, dan batik dengan bahan baku yang diperoleh langsung dari para pengrajin lokal.

Produk-produk tersebut dipasarkan secara daring maupun luring ke berbagai wilayah di Indonesia, serta rutin tampil dalam bazar dan pameran.

Pada fase awal, tantangan terbesar yang dihadapi La Suntu Tastio adalah membangun kepercayaan pasar terhadap kain tradisional sebagai material utama tas modern.

Melalui pendekatan desain yang inovatif serta konsistensi menjaga kualitas, produk La Suntu Tastio perlahan diterima pasar hingga dipercaya berbagai institusi.

Pemilik La Suntu Tastio, Indari, menyebut keterlibatan dalam program Rumah BUMN binaan BRI menjadi titik penting dalam pengembangan usahanya, terutama dalam memperkuat arah bisnis dan strategi pemasaran.

“Saya bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta binaan BRI karena ingin membawa La Suntu Tastio naik kelas secara lebih profesional. Sebagai UMKM yang sudah berjalan cukup lama, saya merasa perlu pendampingan yang tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga strategi usaha,” ujarnya.

“Perubahan yang paling terasa setelah menjadi binaan adalah cara pandang saya dalam mengelola bisnis menjadi lebih terarah, lebih percaya diri, dan lebih siap untuk memperluas pasar,” imbuh Indari.

Selama menjadi UMKM binaan, Indari mendapatkan berbagai bentuk pendampingan, mulai dari pelatihan usaha, pengembangan produk dan branding, kurasi produk, hingga kesempatan mengikuti pameran dan bazar.

Dukungan tersebut turut membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing usaha.

“Selama menjadi binaan, saya mendapatkan berbagai pelatihan usaha, pendampingan pengembangan produk dan branding, kurasi produk, serta kesempatan mengikuti bazar dan pameran,” terangnya.

“Dalam operasional sehari-hari, saya menggunakan layanan BRImo dan QRIS BRI, yang sangat membantu mempermudah transaksi, terutama saat mengikuti bazar dan penjualan langsung. Layanan digital BRI membuat pengelolaan keuangan usaha menjadi lebih praktis dan efisien,” ungkapnya.

Saat ini, La Suntu Tastio telah mempekerjakan sepuluh orang dan terus memperluas jangkauan pasar secara nasional.

Keunggulan produknya tidak hanya terletak pada desain dan fungsi, tetapi juga pada nilai budaya yang melekat pada setiap helai tenun yang digunakan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, keberhasilan La Suntu Tastio mencerminkan hasil nyata dari pendekatan pemberdayaan UMKM yang dijalankan BRI secara konsisten dan berbasis kebutuhan pelaku usaha.

“La Suntu Tastio adalah contoh konkret bagaimana UMKM mengalami transformasi nyata ketika mendapatkan akses terhadap pemberdayaan yang relevan, termasuk pemanfaatan layanan digital BRI yang mendukung operasional usaha secara efektif,” jelasnya.

“Rumah BUMN bukan hanya ruang pelatihan, tetapi menjadi simpul pemberdayaan jangka panjang yang disiapkan untuk mencetak UMKM tangguh dan berdaya saing. BRI akan terus memperkuat infrastruktur pemberdayaan ini agar semakin banyak UMKM di seluruh Indonesia bisa naik kelas secara berkelanjutan,” pungkas Akhmad.

Editor : Hengky Ristanto
#La Suntu Tastio #rumah BUMN #brimo #UMKM Naik Kelas #Tenun Tradisional #produk lokal #transformasi digital #UMKM Binaan BRI #QRIS BRI