.....
Agenda padat dijalani Wali Kota Madiun Maidi di Korsel, Jumat (11/11). Yakni, sederet kegiatan. Mulai welcoming remarks, introduction of seminar, presentation (Korea’s Smart City Policy), presentasi tentang Indonesia, question and answer, sesi diskusi, hingga farewell luncheon. ‘’Acara hari ini (kemarin, Red) cukup padat,’’ kata Maidi saat dihubungi Jawa Pos Radar Madiun.
Maidi mengaku puas dapat ‘’belanja’’ ide dan gagasan pembangunan kota berbasis smart city selama kurang lebih sepekan di Negeri Gingseng. Pun, membawa oleh-oleh berupa sertifikat Indonesia-Korea Smart City Technology Workshop 2022 yang diberikan langsung oleh Presiden Evolution and Transformation Research Institute (ETRI) Kim Myung-Joon.
‘’Alhamdulillah, ini menjadi pengalaman berharga bagi saya, khususnya untuk membangun Kota Madiun,’’ ucapnya.
Di sela agendanya yang padat itu, Maidi sempat mengunjungi kawasan Itaewon, Seoul. Juga di Seoul Central Mosque untuk menjalankan ibadah salat. Pun, disambut Presiden Korea Muslim Federation (KMF) Hussein Kim Dong Eok. ‘’Saya dikenalkan muslim di Korsel. Bahkan, beliau juga memberikan oleh-oleh,’’ bebernya.
Maidi menyebutkan, kerukunan antarumat beragama di Korsel cukup mengesankan. Toleransi dijunjung tinggi di negara itu sehingga sepi dari konflik. ‘’Masjidnya bagus dan megah. Semua umat muslim nyaman beribadah di sini,’’ ujar mantan Sekda Kota Madiun tersebut.
Tidak itu saja, Maidi juga menyempatkan datang ke lokasi tragedi festival Halloween di Itaewon sebagai bentuk belasungkawa bagi para korban. ‘’Semoga arwah para korban diterima di sisi Tuhan. Saya mewakili warga Kota Madiun turut berbelasungkawa,’’ pungkasnya. (ggi/isd) Editor : Hengky Ristanto