Jawa Pos Radar Pacitan – Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pacitan belum sepenuhnya berjalan mulus.
Sebanyak tujuh desa hingga kini belum dapat merealisasikan pembangunan karena terkendala lahan.
Dari total 172 desa/kelurahan, sebanyak 165 desa telah membangun gedung KDMP. Sisanya masih menjadi pekerjaan rumah.
Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol Arh. Imam Musahirul menyebut persoalan ini menjadi tantangan tersendiri.
“Tujuh desa ini PR (pekerjaan rumah) saya yang paling berat,” ujarnya, kemarin (7/4).
Baca Juga: 9 Desa di Pacitan Belum Punya Lahan KDMP, Pembangunan Tersendat
Menurutnya, ketujuh desa tersebut memang tidak memiliki lahan sama sekali untuk pembangunan.
Sementara di beberapa desa lain, lahan tersedia tetapi lokasinya sulit dijangkau, bahkan berada di tengah hutan.
“Lokasinya di wilayah kecamatan yang jauh dari perkotaan,” ungkapnya.
Pihaknya saat ini berupaya mencari solusi, termasuk kemungkinan tukar guling lahan dengan masyarakat.
Namun, keterbatasan lahan membuat proses pembangunan belum dapat dilanjutkan.
Baca Juga: Aset Gedung SD Belum Dihapus, Desain KDMP Babadan Lor Madiun Terpaksa Diubah
“Kondisi ini kami laporkan ke komandan yang lebih atas,” ucapnya.
Di sisi lain, pembangunan KDMP di desa lain terus berjalan. Sebanyak 25 desa telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen.
Sementara desa lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Imam optimistis seluruh program dapat segera dirampungkan dan diresmikan secara nasional.
“Insya Allah Agustus akan diresmikan secara nasional, serentak,” pungkasnya.
Editor : Hengky Ristanto