Jawa Pos Radar Pacitan – Kecelakaan terjadi di jalur nasional Pacitan–Ponorogo, Selasa (9/6) petang.
Sebuah Daihatsu Grand Max ringsek setelah terlibat tabrakan adu banteng dengan truk tronton di tikungan kawasan perbukitan Desa Tegalombo.
Akibat benturan keras itu, sopir Grand Max mengalami patah tulang tangan kiri dan harus menjalani perawatan medis.
Korban diketahui bernama Hendrik Kurniawan, 36, warga Desa Kadipaten, Kecamatan Babadan, Ponorogo.
Selain mengalami patah tulang tangan kiri, korban juga menderita luka pada bagian kaki kiri akibat benturan saat kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Ipda Agustav Yunastianto mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 di Dusun Ringin Asri, Desa Tegalombo.
Saat itu, truk tronton Isuzu bernopol W 8967 UD yang dikemudikan Hadi Purnomo, 49, warga Gresik, melaju dari arah Pacitan menuju Ponorogo.
Pada saat bersamaan, Daihatsu Grand Max bernopol AE 8519 GC datang dari arah berlawanan.
Diduga saat melintasi tikungan, Grand Max mengambil jalur terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan dan masuk ke lajur kendaraan lawan.
“Diduga pengemudi Grand Max mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Agustav.
Benturan pun tak terhindarkan. Bagian depan Grand Max mengalami kerusakan parah dan ringsek berat.
Sementara truk tronton mengalami kerusakan pada bagian depan kanan.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Mendapat laporan kejadian, petugas Satlantas Polres Pacitan bersama anggota Polsek Tegalombo langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dan tidak terdapat gangguan jarak pandang.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan di jalur yang selama ini dikenal memiliki banyak tikungan tajam dan rawan kecelakaan tersebut.
“Tidak ada korban jiwa. Namun pengemudi Grand Max mengalami patah tulang tangan kiri dan luka pada kaki kiri,” tegas Agustav. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto