Tekankan Etika Komunikasi Digital, Aundrya Talitha Ajak Pelajar Jaga Lisan dan Jemari

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 13:12 WIB
Aundrya Talitha Saera, siswi SMPN 6 Sudimoro, saat menyampaikan materi dakwah pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Kabupaten Pacitan, Jumat (16/10).
Aundrya Talitha Saera, siswi SMPN 6 Sudimoro, saat menyampaikan materi dakwah pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Kabupaten Pacitan, Jumat (16/10).

Jawa Pos Radar Madiun – Perkembangan media sosial yang begitu cepat menghadirkan pola interaksi baru yang menuntut kedewasaan serta kontrol diri yang kuat dari setiap penggunanya.

Ujaran yang terlontar dari lisan maupun tulisan yang diketik melalui jemari tangan memiliki daya pengaruh yang sama besarnya dalam membangun atau merusak hubungan antarmanusia.

Pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi tersebut menjadi sorotan utama Aundrya Talitha Saera pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Pacitan, Jumat (16/10).

Baca Juga: Nayra Endro Widodo Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Antara Akhlak Mulia dan Prestasi

Tampil mantap di panggung Pendapa Kabupaten Pacitan mewakili SMPN 6 Sudimoro, Aundrya membawakan materi bertajuk "Jaga Lisan, Jaga Jemari: Remaja Islami yang Bijak Bermedia Sosial dan Santun Berinteraksi".

Di hadapan dewan juri dan puluhan audiens, ia mengajak seluruh rekan sebayanya untuk senantiasa menyaring setiap tutur kata dan ketikan di alam digital.

"Sebagai remaja Islami, kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Jaga lisan kita saat berinteraksi langsung dan jaga jemari kita saat menyampaikan pesan di internet agar selalu menyejukkan hati orang lain," sebut Aundrya. (*)

Editor : Mizan Ahsani
pacitan Festival Dai Cilik 2026 media sosial remaja