Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Terungkap! Para Pemain Red Sparks Ternyata Sempat Menangis, Jadi Titik Balik Kebangkitan di Voli Korea Musim Ini

Mizan Ahsani • Jumat, 20 Desember 2024 | 15:19 WIB
Aksi Megawati Hangestri saat Red Sparks menghadapi Pink Spiders dalam lanjutan liga voli Korea.
Aksi Megawati Hangestri saat Red Sparks menghadapi Pink Spiders dalam lanjutan liga voli Korea.

Jawa Pos Radar Madiun - Red Sparks menunjukkan performa luar biasa dengan meraih lima kemenangan beruntun di V-League 2024/2025.

Setelah sempat goyah di awal musim, Red Sparks kini menempati peringkat ketiga klasemen dengan 9 kemenangan dan 6 kekalahan (26 poin).

Megawati Hangestri Cs hanya terpaut 8 poin dari Hyundai Hillstate (34 poin) di peringkat kedua dan 14 poin dari Pink Spiders (40 poin) di puncak klasemen.

Kemenangan terbesar mereka adalah menghentikan rekor 14 kemenangan beruntun Pink Spiders pada Selasa (17/12) lalu, dengan skor 3-1 (25-22, 25-23, 14-25, 25-22).

Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Pink Spiders musim ini, dan Red Sparks meraih hasil positif sekaligus mengukuhkan diri sebagai tim yang patut diperhitungkan.

Pelatih Ko Hee-jin Ungkap Titik Balik Red Sparks

Pelatih Ko Hee-jin mengungkapkan bahwa kekalahan mengejutkan dari AI Peppers pada akhir November lalu menjadi titik balik bagi timnya.

"Setelah laga, saya berbicara jujur dengan para pemain. Mereka menangis, tetapi memahami maksud saya. Setelah itu kami bermain dengan cara yang berbeda," ujarnya.

Buktinya perubahan itu terlihat jelas.

Red Sparks meraih kemenangan melawan IBK Altos, Korea Expressway Hi Pass, Hyundai Hillstate, dan akhirnya Pink Spiders dalam lima pertandingan berturut-turut.

Tim pelatih juga melakukan perubahan strategi dengan memperbanyak variasi pola serangan.

Peran Penting Bukilic dan Megawati

Salah satu keberhasilan besar Red Sparks adalah eksperimennya menempatkan pemain asing baru, Vanja Bukilic, sebagai outside hitter meskipun tingginya 198 cm.

Posisi itu umumnya ditempati oleh pemain yang lebih kecil dan lincah.

Meski awalnya menuai kekhawatiran karena posisinya dianggap akan bertabrakan dengan Megawati, keputusan tersebut justru membuahkan hasil positif.

Bukilic kini menjadi salah satu pemain paling komplet di voli Korea, dengan kontribusi signifikan dalam serangan dan pertahanan.

Dia menempati peringkat ketiga dalam daftar pencetak skor terbanyak, keempat dalam servis, dan ketujuh dalam penerimaan bola.

Hyundai Hillstate bahkan menyebut Bukilic sebagai "jenius voli."

Sementara itu, Megawati, yang juga dikenal sebagai pemain asing andalan Indonesia, terus menjadi tumpuan tim dalam mencetak poin.

Kombinasi Bukilic dan Mega menjadi salah satu kekuatan utama Red Sparks yang mampu menundukkan tim-tim besar.

Dengan momentum lima kemenangan ini, Coach Ko Hee-jin yakin timnya bisa melangkah lebih jauh dari musim lalu.

"Tujuan kami jelas, yaitu mencapai final kejuaraan dan memenangkannya. Para pemain bekerja sangat keras," tukasnya. (naz)

 

Editor : Mizan Ahsani
#Pink Spiders #Hyundai Hillstate #Voli korea #megawati #menangis #Red Sparks #Hasil